1. Investasi
  2. Cryptocurrency
  3. Seperti Apa Penerapan Blockchain di Dunia Nyata?

Seperti Apa Penerapan Blockchain di Dunia Nyata?


By

Updated

Setiap block pada sistem blockchain Bitcoin menyimpan data keuangan dari setiap transaksi yang terjadi di dalam jaringannya. Namun sistem blockchain sendiri juga dapat diandalkan untuk menyimpan data selain transaksi.

Beberapa perusahaan besar di dunia sudah mengadopsi sistem blockchain ke dalam operasionalnya. Sebut saja Ernst & Young, Facebook, Unilever, IBM, Nestle, dan masih banyak lagi yang ikut menapakkan kaki ke jalur blockchain. Contohnya adalah Unilever yang mulai menggunakan blockchain dari tahun 2019 lalu. Dengan berpartner dengan IBM, Unilever berharap penggunaan teknologi blockchain dapat menurunkan biaya iklan yang mereka keluarkan setiap tahunnya. Berbeda tujuannya dengan Unilever, Walmart yang menggunakan blockchain bernama Hyperledger Fabric ingin melacak pengiriman dari supplier produk yang dijualnya agar produk tetap segar saat dijual. Dengan menggunakan blockchain, Walmart dapat melacak rute logistik dari titik pengiriman sampai titik penerimaan.

Contoh di atas hanya sebagian kecil saja dari implementasi blockchain di dunia nyata. Bagaimana dengan potensi pemakaian blockchain bidang lain? Mari Anda simak satu per satu.

Perbankan dan Keuangan

Dapat dikatakan bahwa bank dan institusi keuanganlah yang paling diuntungkan dari penerapan teknologi blockchain pada operasionalnya. Seperti yang kita ketahui, operasional bank sangat terbatas pada hari kerja dan jam kerja yang spesifik. Bayangkan jika Anda mengirim uang ke luar negeri pada hari Jumat, berapa hari yang diperlukan untuk uang Anda masuk ke rekening tujuan? Jika bank menggunakan blockchain, transaksi seperti ini bisa dilakukan kapan saja tanpa harus menunggu berhari-hari untuk selesai.

Dengan menggabungkan blockchain pada perbankan dan keuangan, transaksi keuangan nasabah dapat diselesaikan dalam hitungan menit, karena hanya dibutuhkan beberapa menit saja untuk menyelesaikan penambahan block baru ke dalam blockchain. Tidak ada hari libur dan non-banking day dalam blockchain. Bank juga dapat menyelesaikan transaksi korporasi lebih cepat dan aman.

Mata Uang

Bitcoin yang diciptakan dari blockchain merupakan contoh nyata dari implementasi blockchain sebagai sebuah mata uang. Sayangnya, nilai Bitcoin masih jauh dari status “stabil”. Tapi saat ini sudah diciptakan coin yang nilainya mengikuti nilai mata uang sebuah negara, yang disebut stablecoin. JPM coin yang diciptakan oleh JP Morgan Chase adalah contoh cryptocurrency yang nilainya dipatok sama dengan USD. Diem coin yang masih dalam proses pengerjaan oleh Facebook juga akan menggunakan nilai USD sebagai patokan. Dengan sebuah mata uang yang diciptakan dari teknologi blockchain diharapkan dapat memberi kesempatan kepada orang-orang yang tidak memiliki akses ke institusi keuangan untuk dapat menyimpan uang dengan aman.

Institusi Kesehatan

Saat Anda berobat ke dokter di dekat rumah, pernahkah Anda memperhatikan catatan riwayat pengobatan Anda yang disimpan dalam map? Atau saat Anda berobat ke rumah sakit, apakah Anda pernah mengetahui apa yang ditulis oleh dokter yang menangani Anda di dalam catatannya? Jika blockchain diterapkan di dalam insitusi kesehatan sebagai penyimpan riwayat medis pasien, maka riwayat medis setiap pasien yang masuk ke dalam block tidak dapat dirubah lagi. Pasien atau individu yang berwenang dapat melihat riwayat medis dengan menggunakan akses khusus, yang disebut private key, sehingga privasi data tetap terjaga.

Pertanahan

Jika Anda pernah mengurus sertifikat rumah, tanah, atau mungkin IMB (Izin Mendirikan Bangunan), Anda dapat menjumpai catatan di BPN (Badan Pertanahan Nasional) yang boleh dibilang tidak terpelihara. Proses pencatatan yang dijalani sekarang sudah tidak efisien. Setiap catatan izin dan sertifikat disimpan dalam gudang yang bertumpuk, digerogoti rayap, bahkan rentan terhadap musibah seperti banjir. Anda juga pasti sering mendengar kasus sengketa tanah, di mana terdapat dua pihak yang mengaku sebagai pemilik sah sebidang tanah yang sama.

Dengan teknologi blockchain, masalah seperti ini dapat dihapuskan. Dengan seluruh informasi disimpan di dalam blockchain, maka petugas BPN dan Anda tidak perlu menyimpan surat sertifikat secara fisik di tempat yang rentan terhadap kerusakan. Data yang tersimpan dalam blockchain akan tercatat secara permanen dan akurat.

Logistik

Dengan mengambil contoh dari Walmart di awal artikel, perusahaan logistik hingga penjual ritel dapat menggunakan teknologi blockchain untuk melacak posisi barang dari gudang sendiri hingga gudang penerima. Tidak menutup kemungkinan petani di Indonesia nanti dapat mengirim hasil panen langsung kepada masyarakat melalui teknologi blockchain, dan Anda dapat melacak produk mulai dari sawah hingga rumah Anda.

Pemilu dan Pilkada

Setiap hasil perhitungan suara dari pemilihan presiden atau pemimpin daerah selesai dilakukan, seringkali terjadi pertikaian yang berlarut-larut. Proses perhitungan suara juga memakan biaya yang tidak sedikit. Dengan teknologi blockchain untuk memfasilitasi sistem perhitungan suara, di mana setiap warga negara yang memiliki hak pilih memiliki satu token untuk memilih calon pemimpinnya, semua proses yang dilakukan sekarang dapat berubah total. Kecurangan juga dapat dihindari, waktu perhitungan suara yang super cepat, dan hasil perhitungan tidak dapat dirubah oleh pihak manapun. Tidak diperlukan lagi proses perhitungan ulang yang menambah beban biaya negara yang seharusnya dapat digunakan untuk hal lain.

Potensi Blockchain di Indonesia

Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam mengimplementasikan blockchain, terutama untuk meminimalisir praktik korupsi yang tiada habisnya. Teknologi blockchain yang dapat berisi informasi apa saja, dengan data yang tidak dapat dirubah setelah dicatat, mempunyai kans besar untuk membantu negara ini mengurangi kejahatan korupsi.

Menu